26 Agustus, 2010

Evolusi bunga dan perkembangan biji

Evolusi bunga
           Bunga telah mengalami perubahan secara evolusioner. Pada perkembangbiakan tumbuhan berbunga Sepal dan petal demikian juga pistillum diyakini merupakan evolusi dari daun. Perbedaan struktur bunga juga mengindikasikan jalur evolusi dan kedekatan spesiesnya.

Perkembangan biji
           Biji merupakan struktur yang erdiri atas embrio atau lembaga, kulit biji dan cadangan makanan. Pembentukan biji diawali oleh proses penyerbukan. Kepala sari memiliki 4 mikrosporangium yang didalamnya terdapat butir butir serbuk sari . penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Penyerbukan dapat terjadi dengan bantuan serangga dan angin. Bakal biji terbentuk dalam penebalan dinding bakal buah yang disebut nuselus yang menutupi satu sel induk megaspora. Megaspora selanjutnya berkembang menjadi kantung embrio yang berisi embrio tumbuhan di dalamnya. Pada peristiwa penyerbukan serbuk sari berkecambah pada kepala putik membentuk tabung ke bawah menuju bakal biji. Pada angiospermae terjadi pembuahan ganda pada kantung embrio. Pembuahan ganda terjadi jika harus diikuti oleh pembentukan biji. Sel telur yang dibuahi berkembang menjadi embrio tapi pertumbuhannya lebih lambat dari endosperma. Pergiliran generasi merupakan pergantian antara generasi penghasil spora (generasi sporofit) dan generasi berikutnya yang menghasilkan gamet (generasi gametofit).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar